» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Mild Report
Trump Vs Harvard, Kontroversi Pembatasan Ruang Gerak Institusi Pendidikan
09 Juni 2025 | Mild Report | Dibaca 417 kali
Donald Trump kembali menuai kontroversi dengan kebijakannya melarang Harvard untuk menerima mahasiswa internasional. Kebijakan ini disertai ancaman pembekuan dana dan pencabutan insentif pajak. Hal ini dinilai sebagai upaya membungkam kampus progresif. Langkah tersebut sedikit banyak mencerminkan arah pemerintahan Trump yang semakin konservatif dan represif terhadap institusi pendidikan.

Retorika.id - Donald Trump tak habis-habisnya melancarkan kebijakan yang kontroversial. Setelah kebijakan tarif yang membuat seisi dunia gonjang-ganjing, Trump kini memberikan perintah khusus yang melarang Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa internasional. Hal ini lantas mengundang banyak kritik, terutama mengingat bahwa 27% mahasiswa di Harvard adalah mahasiswa asing. Sebelumnya, Trump telah melayangkan ancaman pemotongan subsidi dana bagi Harvard sebanyak 3 Miliar USD dan mengalihkannya ke sekolah vokasi. Pemotongan subsidi ini juga dibarengi oleh dicabutnya pengecualian pajak bagi Harvard yang selama ini menghemat pengeluaran institusi tersebut hingga miliaran dolar per tahunnya. Ancaman demi ancaman yang diterima oleh Harvard ini kemudian menimbulkan pertanyaan, mengapa pemerintahan Trump bersikeras memperlemah Harvard sebagai institusi pendidikan? 

Trump telah memilih kebijakan America First sebagai pedoman utama bagi seluruh kebijakan dan keputusannya, baik secara domestik maupun internasional. Kebijakan ini dapat diartikan bahwa pemerintahan Trump akan mengutamakan kepentingan Amerika Serikat, orang-orang Amerika dan orang-orang kulit putih selama menjalankan pemerintahannya. Di sisi lain, Harvard adalah salah satu universitas dengan jumlah mahasiswa asing yang cukup besar. Pada tahun ajaran 2024-2025,


terdapat 6.793 mahasiswa asing yang menimba ilmu di Harvard. Hal ini membuat pemerintahan Trump merasa bahwa ruang bagi mahasiswa lokal sendiri terpinggirkan. Selain itu, dilansir dari BBC, tindakan-tindakan Trump atas Harvard juga dipicu oleh jumlah konservatif yang menempati jabatan strategis profesor jauh lebih sedikit daripada yang progresif. Namun, pemicu terbesar datang dari gelombang protes oleh mahasiswa Harvard yang mengecam tindakan Israel kepada Palestina. Gerakan-gerakan anti-Israel dianggap sebagai seruan dan propaganda anti-semitisme dan pro-Hamas. Dilansir dari Truth Sosial, pergerakan mahasiswa ini dianggap sebagai salah satu tanda ideologi ‘’kiri’’ dan ‘’terbelakang’’ oleh pemerintahan Trump. 

Sebagai respons terhadap ancaman pemotongan dana oleh Trump, Harvard mendirikan Presidential Priorities Fund, sebuah gerakan donasi terbuka. Dilansir dari Mass Lives, Harvard melayangkan gugatan hukum terhadap pemerintahan Trump melalui Pengadilan Federal Boston pada 21 April 2025 lalu terkait pembekuan dana sebanyak 2,2 Miliar USD. Gugatan hukum kedua kembali dilayangkan oleh Harvard atas kebijakan pelarangan penerimaan mahasiswa baru oleh pemerintahan Trump, yang kemudian diberikan preliminary injunction atau penahanan sementara atas perintah pelarangan penerimaan tersebut. Dilansir dari New York Times, saat ini hakim telah menjadwalkan sidang pada Senin (16/06/2025) nanti untuk mendiskusikan tindakan yang akan diambil untuk mencegah kebijakan pemerintahan Trump tersebut. 

Berbagai ancaman kebijakan Trump terhadap Harvard, mulai dari pencabutan visa mahasiswa asing, pemotongan dana subsidi, hingga pencabutan pengecualian pajak, menjadi bukti konkret keseriusan Trump dalam menerapkan pemerintahan yang konservatif dan otoriter. Langkah-langkah ini tak hanya menunjukkan kekuasaan Trump atas institusi pendidikan, tetapi juga memberikan sinyal jelas kepada universitas lain di Amerika: batasi pergerakan mahasiswa dan patuhi arah kebijakan pemerintah jika tak ingin bernasib sama seperti Harvard.

Referensi:

Epstein, K. (2025). Judge blocks Trump’s effort to restrict foreign students at Harvard - for now. https://www.bbc.com/news/articles/cx2jeg8zej8o

International Students at Harvard | One Harvard, One World. https://oneworld.worldwide.harvard.edu/international-students-at-harvard

Mass Live. (2025, June 5). Funding cuts, lawsuits, foreign students: The latest on Trump’s war with Harvard University. Mass Live. https://www.masslive.com/news/2025/06/funding-cuts-lawsuits-foreign-students-trumps-war-with-harvard-university-explained.html

Patel, V. (2025, June 6). What to Know About Harvard’s Legal Battles With Trump. New York Times. https://www.nytimes.com/article/harvard-trump-legal-battles.html

Smith, D. (2025). Why Trump is really going after Harvard. The Guardian. https://theguardian.com/us-news/2025/jun/01/trump-harvard-authoritarianism-democracy

Zurcher, A. (2025). The fallout from Trump’s war on Harvard will outlast his term. https://www.bbc.com/news/articles/c0ln9lexyedo

Penulis: Nailah R. Tsabita

Editor: Vanyadhita Iglian

 


TAG#akademik  #aspirasi  #demokrasi  #hukum